SELINGKUH
Seorang teman melacur (melalukan curhat). Dia bercerita kalau dia sangat sulit dalam menemukan muara cintanya. Semenjak dia dianuhgerahkan mimpi basah oleh allah, semenjak itulah dia mengembara dalam hal cinta. Dia telah mencoba menggandengi beberapa cewek, tetapi tidak ada yang dapat bertahan lama. Semua hubungannya dengan teman kencannya hanya sebatas umur jagung.
Kegagalannya dalam mencari tambatan hatinya tidak pernah membuatnya putus asa. Dari hari ke hari dia terus berusaha, meski dia telah memiliki pacar. Katanya untuk cadangan jika salah satu dari teman kencan meninggalkannya.
Masa pencarian dilakukan dengan mencari banyak relasi. Dimulai dari berkenalan dengan senior cewek dan junior cewek di jurusannya sampai berkunjung kekosan teman perempuannya. Dengan alasan membicarakan tugas.
Memang usaha ini tidak sia-sia, dia memiliki banyak kenalan terutama kaum hawa. Dan tidak sedikit pula, cewek-cewek tersebut banyak yang suka padanya. Sampai-sampai ada yang lebih berani menyatakan perasaannya terlebih dahulu. Kalau cewek tersebut suka padanya.
Padahal, di kota lain dia telah memiliki pacar. Karena alasan tidak pernah puas dan tidak merasa nyaman dengan cewek yang sedang digandenginya makanya dia mencari jalan untuk selingkuh.
Ya, selingkuh. Inilah perkiraan saya, perselingkuhan dianggap untuk selingan. Dikala hubungan dengan kekasih sedang renggang, dikala hubungan tersebut sangat membosankan, dan kala ada kesempatan, hati dengan mudahnya terjatuh kepada lain pihak. Meski tidak melangkah terlalu jauh, namun dapat membuat hubungan kita menjadi tambah runyam.
Terkadang ada istilahnya teman dekat—teman curhat—TTM (teman tapi mengharap), yang frekuensi ketemuannya lebih banyak dibanding dengan kekasih hati. Lebih enjoy bersamanya dan lebih terbuka. Namun, banyak dari mereka yang menjadikan teman dekat—teman curhat—TTM itu untuk menjadi pacarnya. Dan meninggalkan pacar lamanya dengan alasan tidak cocok lagi.
Jika kita perhatikan, selingkuh telah menjadi suatu yang biasa. Dikehidupan yang serba modern ini, orang-orang ingin mewujudkan keinginannya secara instan. Bahkan kebahagiaan dalam cinta juga dilakukan dengan cara yang instan. Yaitu selingkuh.
Selingkuh tidak hanya dilakukan oleh kaum adam, tetapi kaum hawa juga melakukannya. Katanya jaman sekarang adalah jaman emnasipasi wanita. Jika cowok dapat melakukannya, yang cewek pun juga tidak mau diam. Kata kaum hawa, “jika cowok bisa selingkuh, kami cewek juga mampu melakukannya!!!!”
Selingkuh adalah suatu kesalahan. Hanya karena bosan dengan hubungan dengan pacar, hanya karena kurang lancarnya komunikasi dan karena berada dalam jarak yang jauh, kita selingkuh. Selingkuh bukanlah jalan terbaik untuk meraih kebahagian. Karena tidak selamanya selingkuh itu indah. Oke_sekarang selingkuh dari kekasih konsekuensinya hanya putus dari pacar. Dan jika seandainya setelah menikah masih ketagihan, dan selingkuh dari pasangan (istri maupun suami) maka akibatnya hubungan keluarga menjadi rusak. Bahkan perselingkuhan dapat mengakibatkan perceraian. Karena dengan hadirnya kawan selingkuhan akan membuat kita semakin tidak serius dalam menjalani hubungan dengan pasangan kita.
Dalam menjalani hubungan (kasih), butuh kerja sama dan saling percaya. Tidak memvonis pasangan dengan tuduhan yang belum tentu keberadaanya. Dan mencari teknik agar tidak bosan dengan pasangan. Saling mengingatkan dan mendukung.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar